Mbak Yuni Mantap Maju Pilkada 2020 Lewat PDI Perjuangan

0
1007
Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sragen berfoto bersama Mbak Yuni usai menerima pengembalian formulir pendaftaran, di kantor DPC. Foto:DerapJuang/Ferry

SRAGEN, DerapJuang.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Sragen bersiap menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Persiapan yang dilakukan PDI Perjuangan Kabupaten Sragen dimulai dengan melakukan penjaringan bakal calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Untung Wibowo Sukowati selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sragen mengatakan tahapan proses penjaringan harus dilakukan secara tertib dan disiplin sebagai langkah memenangkan Pilkada tahun 2020 di Kabupaten Sragen sesuai dengan instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

Suparno, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sragen mengungkapkan, sejak dibuka penjaringan pada tanggal 16 September 2019, yang pertama kali mengembalikan formulir pendaftaran yaitu Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengembalikan formulir pendaftaran dan diterima oleh Ketua DPC PDI perjuangan Kabupaten Sragen Untung Wibowo Sukowati. Foto:DerapJuang/Ferry

“Iya tadi sekitar pukul 13.30 WIB Mbak Yuni yang didampingi suaminya Akbar dan keluarga tiba di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sragen, Minggu (22/9/2019) ujar Suparno.

Suparno menambahkan, tahapan selanjutnya akan diserahkan kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan untuk diproses lebih lanjut.

Yuni mengaku sudah mantap dan siap bertempur pada Pilkada serentak tahun 2020 melalui PDI Perjuangan.

“Alhamdulillah berkas sudah lengkap. Tadi sudah disampaikan kepada Pengurus DPC PDI Perjuangan. Tinggal menunggu proses selanjutnya,” ungkap Yuni saat ditemu awak media.

Untuk diketahui, bahwa penjaringan Bakal Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sragen sudah dibuka sejak tanggal 16 September 2019 dan ditutup pada tanggal 22 September 2019 pukul 00.00 WIB.

Ferry Eko Adi Prasetya, Saiful Munir