Menko PMK Dampingi Wapres dalam Pembukaan Sesi Debat Umum di New York

0
168

New York (24/9) – Memasuki hari pertama High Level General Debate Rangkaian Sidang Majelis Umum PBB ke 74, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mendampingi Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla menghadiri Pembukaan General Debate atau Sesi Debat Umum ke-74.

Tema sesi debat umum yang akan berlangsung sampai dengan tanggal 30 September 2019 tersebut yaitu Mendorong Upaya Multilateral untuk Pengentasan Kemiskinan, Pendidikan Berkualitas, Aksi Iklim, dan Inklusi.

Delegasi RI dalam Pembukaan Sesi Debat Umum ke-74 PBB terdiri dari Wapres RI, Menko PMK, Menlu, Menkominfo dan Menteri ESDM.

Selain itu, Menko PMK juga mendampingi Wapres RI bertemu dengan Yang Mulia Ratu Maxima dari Belanda di sela-sela Sidang Umum PBB ke-74. Pertemuan bilateral RI-Belanda itu bertujuan untuk menjalin hubungan dan menggali potensi kerja sama yang dapat dilakukan terkait keuangan inklusif serta pemanfaatan teknologi keuangan digital.

Pada pertemuan bilateral tersebut, Indonesia mengapresiasi dedikasi Ratu Maxima dalam memajukan keuangan inklusif serta menyampaikan pencapaian Indonesia pada keuangan inklusif selama tahun 2017-2019. Salah satu capaian utamanya adalah peningkatan agen perbankan tanpa cabang sebanyak 182% atau sejumlah 800 agen yang semakin memudahkan akses masyarakat Indonesia terhadap layanan keuangan di berbagai daerah terutama daerah pelosok.

Menko PMK Puan Maharani menyebutkan Indonesia telah memiliki enam prioritas di tahun 2019 dalam memajukan keuangan inklusif. Beberapa di antaranya adalah peningkatan program literasi keuangan, peningkatan layanan keuangan digital dan transaksi non-tunai.

“Salah satu wujud programnya adalah Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) dari Bank Indonesia yang telah berjalan dari tahun 2014,” ucapnya.

Semenjak penunjukannya sebagai UN Secretary-General’s Special Advocate for Inclusive Finance for Development (UNSGSA) pada tahun 2009, Ratu Maxima telah dua kali berkunjung ke Indonesia dalam rangka mendukung kemajuan keuangan inklusif di Indonesia yaitu pada tahun 2015 dan 2018.

Pada dua kali kunjungan tersebut Ratu Maxima diterima oleh Menko Puan Maharani di kantor Kemenko PMK. Menko Puan dalam kedua pertemuan tersebut menyampaikan berbagai pencapaian Indonesia dalam pemanfaatan teknologi keuangan digital guna mewujudkan keuangan inklusif melalui program Bantuan Pangan Non-Tunai, Program Keluarga Harapan, dan Kartu Indonesia Pintar. (*)

*Siaran Pers Humas Kemenko PMK