Mas Patjul: Binsus Harus Merombak Perilaku Kader Komunitas Juang

0
608

Mas Patjul sapaan akrab Bambang Wuryanto, selaku Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah berpesan kepada kader Komunitas Juang Jawa Tengah untuk bisa merubah sikap dan perilakunya setelah kembali dari acara Pembinaan Khusus (BINSUS) selama 3 hari di Banyumas.

“Di manapun pendidikan, apalagi yang namanya pendidikan khusus, pasti merombak semua perilaku harianmu. Kalau tidak begitu, ngga bisa,” pesan Mas Patjul di hadapan seluruh peserta saat penutupan Binsus di Baturaden, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (7/7).

Selain itu, Mas Patjul juga berpesan bahwa di dalam organisasi Komunitas Juang pada khususnya dan PDI Perjuangan pada umumnya untuk tidak mudah marah dan tersulut emosi. Apapun kesalahan yang telah dibuat oleh sesamanya harus dihadapi dengan kepala dingin.

“Jadi saya melarang, kalau dikau sekalian nanti pasukanmu salah, kamu marah,” tegasnya.

Binsus dilaksanakan dengan maksud sebagai upgrading, pembentukan karakter, penggemblengan, serta membekali kader Komunitas Juang supaya siap ketika ditugaskan sesuai dengan kompetensi dan kapasitasnya masing-masing.

120 kader terbaik dari 35 Kabupaten/ Kota Se-Jawa Tengah sebagai peserta Binsus di Baturaden, Banyumas.

Acara yang diikuti oleh 120 kader terbaik dari 35 Kabupaten/ Kota Se-Jawa Tengah ini juga bertujuan untuk menyaring bibit-bibit baru Calon Asisten Mentor Juang, yang nantinya akan di tempatkan di masing-masing Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah.

Binsus dikemas di alam terbuka dengan menggunakan tenda sebagai bentuk untuk menguji mental dan ketahanan tubuh seluruh peserta. Acara dibuka dengan upacara kepartaian dilanjut dengan brain storming dan malam keakraban, ngobrol santai antara peserta dengan Dewan Mentor.

Peserta Binsus bermalam di dalam tenda untuk menguji mental serta ketahanan tubuh.

Hari kedua diisi dengan serangkaian materi. Bertempat di pendopo Taman Wisata Bambu Baturaden, peserta diberi pemahaman tentang Corsa Korps oleh Mentor Juang Sofwan Ardiyanto. Dilanjutkan materi tentang Dasar-dasar Organisasi Kepartaian sesi-1 oleh Mentor Juang Saiful Hadi. Sedangkan sesi-2 dibawakan oleh Abang Baginda Hasibuan selaku Wakil Ketua Bidang Nelayan DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.

MJ Sofwan Ardiyanto, membawakan materi Corsa Korps di hadapan semua peserta Binsus di hari kedua.

Usai materi Dasar-dasar Organisasi Kepartaian sesi-2, peserta diajak untuk membuat Forum Group Discussion (FGD). FGD ini dimaksudkan untuk mempertajam pemikiran tentang pola dan alur pemilihan struktur organisasi berdasarkan AD/ART Partai di tingkat DPC dan DPD.

Pada kesempatan yang sama, turut hadir untuk memberikan ilmu dan pengalamannya, Bambang Hariyanto Baharudin selaku Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah tentang Sejarah Kepartaian sekaligus sebagai materi penutup di hari kedua. Materi selesai, peserta yang sebelumnya telah dibentuk kelompok diminta untuk mempersembahkan penampilannya secara spontan.

Hari ketiga sekaligus hari terakhir Binsus Komunitas Juang Jawa Tengah diisi dengan kegiatan Tracking dan Fun Games. Tracking dilakukan dengan menyusuri medan terjal dan berliku di Lereng Gunung Slamet. Terdapat lima pos yang harus ditempuh oleh semua kelompok. Pada masing-masing pos terdapat permainan dan tantangan yang harus dipecahkan. Semua peserta terlihat antusias dan bersemangat meski badan basah kuyup dan penuh dengan lumpur.

Semangat dan antusiasme peserta Binsus meski harus terkena lumpur.

Hal tersebut menjadi pengalaman berharga, serta meninggalkan kesan yang mendalam bagi para peserta Binsus. Termasuk Dicky Alfredo Samudra, kader Komunitas Juang Kota Pekalongan.

“Saya sangat bangga, senang karena banyak teman. Ilmu mengajarkan aku apa arti menghargai, disiplin, dan menjadi suatu kelompok yang mampu bekerja sama satu sama lain, kerenlah pokoknya,” tutur Dicky.

Acara berakhir dengan pemberian tanda kehormatan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah sekaligus Ketua Dewan Mentor Komunitas Juang Jawa Tengah Bambang Wuryanto, kepada 3 kader Komunitas Juang yang telah lima tahun setia menjadi bagian dari perjalanan Komunitas Juang. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada kelompok terbaik, peserta teraktif, peserta terkreatif, peserta termultitalent, bahkan peserta teraniaya.

Saiful Munir