Belajar dari KANDANG BANTENG

0
256
ALEX INDRA LUKMAN Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat

Gegap gempita suasana Apel Siaga tidak hanya dirasakan oleh kader-kader PDI Perjuangan se-Jawa Tengah. Disiarkan secara langsung oleh salah satu TV Nasional, pemberitaan Apel Siaga menggema ke seantero nusantara. Acara yang diadakan pada 11 Mei 2018 ini tidak hanya dihadiri oleh struktural partai dari Jawa Tengah, melainkan juga diramaikan oleh struktural DPP yang terlihat hadir memenuhi kursi VIP.

Selain itu, turut hadir sebagai tamu undangan tiga pimpinan DPD dari provinsi lain diantaranya Ketua DPD Provinsi Sumatera Barat, DI Yogyakarta dan DKI Jakarta. Sebagai salah satu Ketua DPD Partai yang hadir dalam perhelatan akbar tersebut, Alex Indra Lukman menjadi saksi berlangsungnya kemeriahan Apel Siaga Jawa Tengah. Pria yang saat ini juga menjabat bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPR RI ini mengaku kagum atas berlangsungnya acara yang diadakan di Stadion Manahan, Solo tersebut.

“Jadi, Apel Siaga PDI Perjuangan Jawa Tengah itu merupakan sesuatu yang wah buat kami di Sumatera Barat,” pungkasnya saat ditemui Tim Derap Juang disela acara RAKORDA di Panti Marhaen, Kota Semarang.

Sebagai Ketua DPD yang tentunya membawahi kader-kader ditingkat provinsi, Alex mengaku banyak belajar dari Jawa Tengah sebagai provinsi yang mentereng dengan predikat Kandang Banteng.

“Kami di Sumatera Barat termasuk kaum minoritas, maka kehadiran saya di Jawa Tengah ini belajar sama yang namanya Kandang Banteng,”ungkap politisi kelahiran Padang, Sumatera Barat ini. Selain itu, Alex juga mengaku bahwa dirinya termasuk orang yang sering berinteraksi langsung dengan struktural partai dari Jawa Tengah untuk mempelajari banyak hal tentang kepartaian.

“Jadi saya harus jujur mengatakan, saya termasuk Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Barat yang sering bolak balik ke Jawa Tengah, saya belajar banyak di Jawa Tengah ini terkait soal masalah pengorganisasian partai, program-program partai, soal bagaimana partai melakukan fungsi elektoralnya dan segala macem,” ujar pria yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi V Fraksi PDI Perjuangan DPR RI ini. Bagi Alex, kehadirannya di Apel Siaga membawa banyak pelajaran yang bisa dibagikan untuk kawan-kawan seperjuangan di Sumatera Barat.

“Bagi saya pribadi, seperti yang saya sampaikan, saya punya bahan cerita pada kawan-kawan saya di Sumatera Barat, saya punya rekaman, foto-foto supay saya bagikan kepada kader- kader partai di Sumater Barat, beginilah solidnya, begini kompaknya, begini gegap gempitanya ketika sebuah partai itu bergerak bersama dalam sebuah gerakan yang bernama Apel Siaga,”imbuhnya.

Dalam acara Apel Siaga ini, Alex juga memaknai betul-betul pidato Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Meskipun dirinya mengakui tidak bisa menjadikan Sumatera Barat seperti Jawa Tengah, karena secara geo-politik PDI Perjuangan di Sumatera Barat merupakan minoritas, namun dirinya memandang bahwa provinsi Jawa Tengah perlu dijadikan teladan dan benchmark bagi daerahnya dan tentunya daerah lain. Baginya, ajakan Ibu Ketua Umum untuk membangkitkan semangat 33 Provinsi lain perlu dicermati oleh seluruh Kader PDI Perjuangan di seluruh Indonesia.

“Saya rasa, kalau kita cermati dari Pidato Ibu Ketua Umum itu juga sesuatu yang wah buat 33 DPD yang lain. Sampai Ibu mengatakan, ayo Bali, Jawa Timur, Sumatera Utara harus bisa melakukan hal yang sama seperti Jawa Tengah. Lha, kalau misalnya Jawa Timur, Bali yang juga merupakan basis PDI Perjuangan harus meniru Jawa Tengah apalagi yang namanya Sumatera Barat, toh?”

FITO AKHMAD ERLANGGA