Kader Banyumas Cinta BU MEGA & MBAK PUAN

0
65

Bagaimana mengorganisasi kader partai untuk diberangkatkan ke Solo?

Banyumas mendapat jatah 2.700 kader. Itu pun diluar Satgas, pengurus DPC, anggota Fraksi, adik-adik Komunitas Juang, Grup Kentong dan kesenian lain-lain yang mendekati 3.000 dengan estimasisekitar 58 bus ditambah dengan mobil-mobil yang lain. Untuk mencari kader sebanyak itu sebenarnya tidak sulit untuk DPC Banyumas. Tiap PAC saya minta 100 kader yang tersebar sampai ke anak ranting.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyumas dr. Budhi Setyawan

Bagaimana pembiayaannya?

Estimasi kebutuhan saat itu berkisar 700 juta. Kita bersepakat semua unsur terlibat untuk ikut berkontribusi pendanaan kegiatan ini. Mulai dari unsur anggota DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, anggota DPR pusat, pasangan calon Bupati-Wakil dan juga sumber lain dari DPD yang sesuai porsinya dan ada mekanismenya. Semua kebutuhan pendanaan terselesaikan dengan baik.

Seperti apa antusiasme kader?

Banyumas itu kan kandang banteng, pokoknya pendeng gepeng untuk PDI Perjuangan. Semangat kader Banyumas ini begitu tinggi untuk ikut ke Solo. Bahkan sampai berebut berangkat karena ingin sekali mendengarkan Santiaji dari Megawati dan mendengarkan arahan dari petinggi partai lainnya. Kerinduan akan bertemu atau melihat Ibunda Ketum dan Mbak Puan itu menjadi yang sangat spesial bagi kami di sini. Apalagi sesuai dengan instruksi dan harapan Komandan Patjul bahwa Jawa Tengah harus menjadi contoh, teladan bagi DPD di seluruh wilayah Indonesia. Harapannya ini menjadi pemantik spirit untuk kader di luar Jawa Tengah. Jadi kesimpulannya: kader di Banyumas amat sangat mencintai Ibu Megawati dan Mbak Puan.

Bagaimana kesan terhadap Santiaji dari Ibu Megawati?

Saya pribadi sangat terkesan, sangat termotivasi dari apa yang disampaikan Ibu Megawati. Beliau adalah Ibu kami, teladan kami, dan ketua kami. Apalagi Ibu Mega juga kemarin menceritakan perjuangan, kisah panjang yang berat yang berdarah darah sampai PDI Perjuangan besar hingga kini. Beliaulah yang selalu menyemangati kami. Kami serius sekali mendengarkan wejangan beliau. Sehingga harapannya pasukan kembali ke daerah masing-masing dengan semangat baru, kesolidan yang tinggi dan kokoh untuk tegaknya tujuan partai.

Jatmono (Kabupaten Banyumas)