Kiye Bae PAS, Lanjutna!

0
59
Konvoi Husein-Sadewo saat menghadiri acara Deklarasi Kampanye Damai di Taman Kota Andhang Pangrenan, Purwokerto (17/2/2018)

PILKADA KABUPATEN BANYUMAS

PDI Perjuangan mengusung calon petahana dalam pemilihan bupati Banyumas 2018. Optimis menang meski dikeroyok koalisi besar.

Poster dan spanduk bertuliskan:”Kiye bae PAS, Lanjutna!”, bertebaran di seantero wilayah Banyumas. Dalam bahasa Indonesia, ujaran ngapak itu artinya: “Ini yang pas, lanjutkan!” Itulah tagline pasangan Achmad Husein dan Sadewo, calon bupati dan wakil bupati yang diusung PDI Perjuangan dalam pilkada Banyumas. Pasangan ini juga diusung partai Nasdem dan Demokrat.

Husein dan Sadewo mendaftar ke KPU sebagai Calon Bupati/Wakil Bupati Banyumas 2018 – 2023 di hari yang bertepatan dengan perayaan hari lahir PDI Perjuangan yang ke 45, Rabu 10 Januari lalu. Selepas acara tumpengan sebagai simbol syukuran ulang tahun PDI Perjuangan di kantor DPC PDI Perjuangan Banyumas, Husein – Sadewo diarak massa pendukung menuju kantor KPU Banyumas. Pawai budaya yang menghadirkan maskot pewayangan Banyumas, Bawor, itu disambut antusiasme warga yang sudah menunggu di pinggiran jalan dekat Kantor KPU. Banyak di antara warga sekitar berebut untuk bersalaman dengan sang petahana atau sekadar meminta berswafoto bersama.

Achmad Husein bersama istri naik Delman “keramat” pekodokan saat menuju Kampung
KB di Desa Wlahar, Wangon, Banyumas (13/7/2017)

Achmad Husein, bupati petahana, akan ditantang Mardjoko, mantan rivalnya pada pilkada 2013. Saat itu, Husein sebagai wakil bupati petahana mengalahkan Mardjoko yang berstatus bupati incumbent. Mardjoko kali ini berpasangan dengan Ifan Haryanto dengan dukungan enam partai koalisi yakni Partai Golkar, PKB, Gerindra, PKS, PAN dan PPP. Pilkada Banyumas hanya diikuti 2 pasangan calon. Achmad Husein– Sadewo memperoleh nomor urut 2.

Pendamping Husein adalah Sadewo Tri Lastiono, Wakil Ketua Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan DPC PDI Perjuangan Banyumas. Sadewo juga dikenal sebagai pengusaha konstruksi dan pemilik beberapa hotel di kota Purwokerto.

Pasangan Husein – Sadewo akan melanjutkan program pembangunan infrastruktur yang dirintis Husein sejak menjabat bupati. “Dengan perbaikan infrastruktur ini, kita berharap geliat perekonomian masyarakat akan meningkat,” ujar Husein. “Masalah infrastruktur khususnya jalan di Kabupaten Banyumas harus ditingkatan kualitasnya karena akan meningkatkan perekonomian masyarakat, “komentar Sadewo mengamini pernyataan Husein.

Husein juga akan melanjutkan program pemberdayaan usaha kecil menengah untuk mengurangi angka pengangguran. Saat menjabat Bupati Banyumas, Achmad Husein menerima penghargaan Tingkat Provinsi Jawa Tengah berupa lencana emas atas keperpihakannya terhadap pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) katagori kelompok utama.

Ia juga akan melanjutkan program keselamatan bagi ibu melahirkan sehingga angka kematian bagi ibu melahirkan bisa nol. Program inilah yang menghantarkan Husein mendapat penghargaan penghargaan sebagai Bupati Pelopor Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Expanding Maternal and Neonatal Survival) 2014.

Soliditas adalah Soliditas adalah Koentji

Meski tidak menafikan peran relawan, Sadewo menyatakan akan mengutamakan peran dari mesin partai. “Jadi begitu saya ditugaskan dengan Pak Husein, tentunya kita harus tunduk dan taat kepada partai, karena mesin partai akan bergerak, terutama itu, adapun nanti kemungkinan ada tim relawan-relawan itu biasa tapi yang utama itu mesin partai,” ungkap calon wakil bupati yang pernah menjadi pengurus anak cabang partai ini.

Achmad Husein membuka acara Pencanangan
Kampung KB RW V di Wangon, Banyumas. (13/7/2017). (Dok. Pemkab Banyumas)

Belajar pada kemenangan pilkada lalu, Ketua DPC PDI Perjuangan Banyumas dr. Budhi Setiawan menyatakan bahwa kunci dari kemenangan adalah soliditas dari para kader PDI Perjuangan Banyumas. “PDI Perjuangan dari dulu menang terus. Partainya menang. Tapi pilihan bupatinya kalah terus, tapi kenapa tahun (2013) kemaren menang? Karena saat itu seluruh kader struktural, PDI Perjuangan solid. Soliditas partai adalah kata kunci kemenangan di Banyumas. Karena itu waspadai setiap gerakan kubu lawan yang akan memecah belah keutuhan dan soliditas kader Partai. Orang luar pun sudah berfikir pokoke angger PDI Perjuangan wis Solid angel dikalahna!” tegas dr. Budhi dengan logat Banyumasan yang khas. Senada dengan Ketua DPC, Achmad Husein sebagai sang petahana juga mengamini hal tersebut. Dirinya mengungkapkan bahwa soliditas kader partai adalah modal utama untuk memenangkan pilkada. “Paling utama partai solid! Itu aja. Yang lain itu nanti nyusul. Yang paling penting itu kesolidan dari partai itu sendiri,” pungkas Husein seusai melakukan konsolidasi dengan para PAC se- Kabupaten Banyumas.

Untuk itu, dalam berbagai kesempatan Husein selalu berusaha memberi semangat kepada para kader untuk bisa terus solid memenangkan pasangan calon yang diusung oleh PDI Perjuangan sebagai wujud cinta kepada Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. “Bu Mega itu sangat bangga dengan Jawa Tengah dan Banyumas. Dan bangganya itu harus kita balas! Balasnya apa? Yaitu dengan mewujudkan apa yang dibanggakan, apa yang diharapkan bahwa Jawa Tengah dan Banyumas harus menang! Bismillah!” tegas Husein.

FITO AKHMAD ERLANGGA

LAPORAN: FARISA NADILLAH AZ-ZAHRA DAN DJATMONO