TETEP! MBOTEN KORUPSI MBOTEN NGAPUSI

0
56
Foto bersama Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen bersama Ibu Megawati dan Mbah Moen. (Foto: Johan Ies Wahyudi)

PDI Perjuangan mengusung pasangan Ganjar Pranowo – Taj Yasin Maimoen dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub). DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah bertekad memenangkan Ganjar – Yasin untuk mempertahankan predikat Jateng sebagai kandang banteng. Tiga Pilar Partai bergerak maksimal.

Mas Bambang Patjul bersama Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen mengantar Ibu Megawati dan Mbah Maimoen Zubair memasuki ruang acara silaturahmi di Hotel Gumaya, Kota Semarang. (14/2/2018).

Ganjar Pranowo kini jadi orang kontrakan. Ia dan keluarganya harus meninggalkan rumah dinas gubernur Jateng sejak 15 Februari lalu karena cuti dari jabatan gubernur untuk mengikuti Pilkada Jateng. Ganjar dan keluarganya mengontrak rumah di kawasan Gajah Mungkur, Semarang. Uniknya, rumah kontrakan Ganjar bernomor 1, sama seperti nomor undian yang diterimanya dalam pemilihan gubernur. “He he he… itu cuma kebetulan saja,” kata Ganjar sambil tertawa.

Pasangan Ganjar Pranowo – Taj Yasin Maimoen mendapat nomor undian 1 dalam pengundian nomor urut pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng dalam rapat pleno terbuka KPU Jateng, Selasa (13/ 2/2018) malam. Rivalnya, Sudirman Said – Ida Fauziah mendapat nomor 2.

Ganjar – Taj Yasin diusung PDI Perjuangan, PPP, Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Golkar. Sedangkan Sudirman – Ida disokong Gerindra, PKB, PAN dan PKS. Mas Ganjar dan Gus Yasin mengusung tagline Tetep Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi. Visi Mas Ganjar – Yasin adalah mewujudkan Jateng Berdikari – turunan dari konsep Trisakti Bung Karno. Pembangunan berbasis ekonomi kerakyatan menjadi misi Ganjar untuk memberantas kemiskinan, selain melanjutkan program reformasi birokrasi yang sukses pada periode pertama. “Ya, kita mau bikin program yang njlimet-njlimet tapi jika birokrasi) ndak dibenahi, ndak jalan! Itu sudah terbukti. Tetep reformasi birokrasi yang pertama,” kata Ganjar dalam wawancara khusus dengan Derap Juang (Lihat wawancara Ganjar Pranowo hal halaman 22-27: “Menurunkan Kemiskinan Dengan Politik Keroyokan”)

Partai pengusung lainnya kesengsem dengan calon gubernur usulan PDI Perjuangan ini. “Harga mati untuk memenangkan pasangan ini, dan doa dari semua elemen masyarakat di Jateng agar Ganjar-Yasin terpilih,” tegas Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti. Ketua DPW PPP Jateng Masrukhan Syamsurie tak kalah bersemangat. “Pesan para Kiai, kami harus bekerja keras untuk semaksimal mungkin memenangkan Ganjar-Yasin,” katanya.

Pasangan Ganjar-Yasin mendaftar ke KPUD Jateng pada 9 Januari lalu. Berangkat dari Panti Marhaen dengan pawai budaya, diikuti para pendukung. (Foto: Johan Ies Wahyudi)

Rekomendasi DPP PDI Perjuangan

Nama Ganjar Pranowo sebagai calon gubernur Jateng diumumkan langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di kantor DPP PDI Perjuangan di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Ahad, 7 Januari 2018. Ibu Ketua Umum mengaku sempat diremehkan ketika mencalonkan Ganjar lima tahun lalu. “Sekarang dia tak suruh lagi jadi untuk Jawa Tengah, tetap Pak Ganjar Pranowo,” tambahnya.

Untuk pendamping Ganjar, Ibu Mega mengaku sudah berkomunikasi dengan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, sesepuh NU KH. Maimoen Zubair, atau Mbah Maimoen, serta para kiai lain. Ibu Mega lalu mengumumkan nama Taj Yasin atau Gus Yasin sebagai Cawagub untuk mendampingi Ganjar. “Gus Yasin adalah salah satu putra dari kiai sepuh NU, Mbah kiai Maimoen Zubair,” tuturnya.

Pemilihan sosok santri NU untuk mendampingi Ganjar, menurut Ibu Mega, karena NU sebagai kekuatan relijius mempunyai kesamaan pandangan tentang bangsa dan negara dengan PDI Perjuangan sebagai kekuatan nasionalis (lihat wawancara Ibu Megawati: Ganjar Pro Wong Cilik, Wakilnya Untuk Hormati NU).

Deklarasi Pemenangan Ganjar di DPC PDI
Perjuangan Kab. Sragen (2/4/2018)

Tegak Lurus Amankan
Rekomendasi Partai

Dua hari setelah diumumkan, PDI Perjuangan bersama partai pengusung lainnya mengantarkan pasangan Mas Ganjar dan Gus Yasin mendaftar ke KPU Jateng pada 9 Januari lalu. Keberangkatan diawali dari Panti Marhaen- kantor DPD PDI Perjuangan Jateng – dengan pawai budaya, diikuti para pengurus parpol pendukungnya. Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Patjul, juga terlihat dalam iring-iringan mengantar Ganjar-Yasin mendaftar ke KPU. “Mohon doa restu kepada masyarakat Jawa Tengah untuk pasangan Ganjar dan Gus Yasin,” kata Mas Patjul.

Di depan kantor Gubernur Jateng, di jalan Pahlawan, Semarang, ribuan pendukung sudah menyambutnya. Ganjar yang mengenakan kemeja merah lengan panjang dipadu celana bahan warna hitam dan Gus Yasin memgenakan kemeja putih, berpeci dan memakai sarung, kemudian turun dari andong dan berjalan kaki bersama relawan, kader parpol, dan berbagai kelompok kesenian. Berkas persyaratan pencalonan Ganjar-Yasin diserahkan oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Kusriyanto kepada Ketua KPU Jateng Joko Purnomo.

Pasca pendaftaran calon, PDI Perjuangan Jateng segera melaksanakan konsolidasi untuk mengamankan rekomendasi Partai demi memenangkan pasangan Mas Ganjar dan Gus Yasin. Salah satunya adalah mengadakan kegiatan Legislator Summit pada tanggal 2-4 februari 2018 di Semarang yang mengambil tema “Paradigma Baru Legislator Jawa Tengah”. Seluruh anggota DPR RI dapil Jateng, anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Jateng serta seluruh anggota fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kabupaten dan Kota di Jateng dikumpulkan. Hadir pula para Kepala Daerah di Jawa Tengah dari PDI Perjuangan serta para pimpinan cabang partai. Dalam forum legislator summit tersebut, DPD PDI Perjuangan Jateng melakukan penugasan penempatan pasukan legislatif berbasis kecamatan. “Dalam memastikan partai bergerak, DPD menugaskan setiap anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/ Kota bersinergi berjuang bersama memenangkan Ganjar dan Gus Yasin sesuai dapilnya masing-masing mulai dari tingkatan kabupaten, kecamatan, kelurahan maupun desa,”ungkap sekretaris DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Kusriyanto.

Mobil Satgas NKRI saat digunakan untuk meramaikan deklarasi kampanye damai di KPUD
Provinsi Jawa Tengah. (Foto: Ferry Eko AP.)

Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Mbak Puan Maharani yang hadir dalam acara legislator summit itu meminta para kader bergotong royong memenangkan Ganjar – Yasin. “Tiga pilar harus bersinergi. Apa tugas dari calon, apa tugas dari partai, apa tugas dari legislatif, kalau ini gak matching tiga pilarnya, gak mungkin apa yang kita dapat di tahun 2013 itu akan terulang lagi di tahun 2018.”Mbak Puan adalah panglima tempur yang memenangkan Ganjar Pranowo dalam Pilgub Jateng 2013.

Menurut Mas Patjul, melihat dinamika politik di tingkat nasional, yang mengarah pada pembelahan anak bangsa, Ibu Mega melihat Jawa Tengah bisa menjadi contoh tentang kesatuan dan persatuan. “ Jawa Tengah adalah miniatur kebhinnekaan di Indonesia. Ibunda Ketum akan menangis dan berduka jika kebhinnekaan di Jawa Tengah dikoyak-koyak oleh mereka. Kita menangkan Ganjar – Yasin dalam rangka menjaga kebhinekaan di Indonesia, khususnya Jawa Tengah, “ ajak Mas Patjul.

Bagi Mas Patjul, kekhawatiran Ibu Ketum seperti halnya kekhawatiran seorang ibu terhadap anak-anaknya, maka dari itu sebagai anak yang baik, mas Patjul mengharapkan agar semua kader untuk mematuhi perintah Bu Ketum dengan cara all out untuk memenangkan Pilgub 2018.

Puncak konsolidasi pemenangan Ganjar Yasin adalah pelaksanaan Rakerdasus di Semarang, 14 Februari lalu. Seluruh kader dari Tiga Pilar Partai hadir mendengarkan arahan ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Bu Mega optimis memenangkan Pilgub asalkan pasukan Jawa Tengah bisa solid. “Sepanjang saya masih menjadi Ketua Umum kalian, maka saya akan mengatakan bahwa di Jateng kita tidak boleh kalah. Kekalahan terjadi jika kita tidak solid. Jika kita solid, kemenangan akan kita raih,” Kata Bu Mega di hadapan seluruh kader yang hadir.

Bu Mega meminta seluruh kader belajar dari kekalahan Pilkada DKI Jakarta akibat permainan isu sara yang digunakan lawan. “Ajak rakyat berfikir dengan jernih, bahwa memilih pemimpin, pilihlah yang terbaik! Pak Ganjar sudah pasti dong kerjanya udah kelihatan. Sudah satu kali, pantas untuk dua kali.” Ucap Bu Mega memuji Mas Ganjar.

Untuk menjalankan amanat Ibu Ketua Umum, PDI Perjuangan Jateng siap bertempur menghadapi serangan isu Sara dengan membentuk Satgas NKRI. Tugas utama dari satgas NKRI adalah menumpas isu-isu SARA dan mencegah potensi perpecahan NKRI di akar rumput.

Untuk memandu jalannya “pertempuran darat” Pilgub Jateng 2018, DPD PDI Perjuangan Jateng menerjunkan tim Pandu Juang. Angkatan pertama Tim khusus Pilkada langsung itu dilantik Sabtu (10/3) dengan jumlah 99 orang. Sebelumnya kader-kader Pandu Juang tersebut telah terjun dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Konsolidasi dengan partai pengusung lainnya juga terus dilakukan oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. Salah satunya dengan mengadakan makan malam bersama antara pasangan Ganjar – Yasin dengan partai-partai pengusung pada 2 Februari 2018 lalu. Untuk memudahkan koordinasi partai pengusung didirikan Rumah Pemenangan Ganjar- Yasin di Kota Semarang sebagai Sekretariat Bersama.

Cagub Ganjar Pranowo berswafoto bersama pendukungnya di Pemalang (13/4/2018)

Siap Menangkan
Mas Ganjar – Gus Yasin

Meski sebagian DPC partai sibuk menghadapi agenda pilkada lokal, namun semangat memenangkan Pilgub Jateng 2018 tetap menyala. Mereka harus membagi fokus untuk memenangkan pemilihan bupati/walikota, dan memenangkan pasangan Mas Ganjar – Gus Yasin. Misalnya, DPC PDI Perjuangan Kota Tegal menggelar Rakercabsus untuk konsolidasi pemenangan pasangan calon walikota/wakil walikota Heru – Gono sekaligus menghadirkan calon gubernur Ganjar Pranowo pada 11 Pebruari lalu. Mas Ganjar juga hadir dalam Rakercabsus PDI Perjuangan cabang Kudus sebagai ajang konsolidasi pemenangan Pilgub sekaligus pemenangan pasangan Mas’an – Noor Yasin sebagai Calon Bupati Kudus, 21 Februari lalu. “Kami akan tempur untuk memenangkan Ganjar-Yasin,”ujar ketua DPC PDI Perjuangan Kudus Mustofa.

Untuk DPC yang tidak menghadapi pilkada di wilayahnya, mereka fokus menghadapi Pilgub Jateng. Seperti DPC PDI Perjuangan Sukoharjo yang mematok target kemenangan 80% untuk pasangan Ganjar-Yasin. “Target ini tidak asal menyebut angka, tapi sudah berdasarkan hasil survei,” tandas Ketua DPC PDI Perjuangan Sukoharjo Wardoyo Wijaya dalam Sosialisasi pasangan Ganjar- Yasin digelar di 12 Pengurus Anak Cabang (PAC) di Sukoharjo.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Bambang Patjul bersama Cagub
Ganjar Pranowo menghadiri Rakercabsus DPC PDI Perjuangan Kab. Banjarnegara.

Ketua PAC PDI Perjuangan Baki Wawan ‘Wulung’ menambahkan: “Dulu Pak Ganjar hanya diusung PDI Perjuangan saja bisa meraih kemenangan 78 persen, apalagi saat ini diusung partai-partai besar, saya yakin target kemenangan bisa mencapai 80%,” tandasnya.

Janji memenangkan Mas Ganjar – Gus Yasin secara mutlak juga datang dari Grobogan. Ketua DPC PDI Perjuangan Grobogan Hj Sri Sumarni SH MM optimistis Ganjar – Yasin akan menang 80 persen di wilayahnya. Optimisme Bupati Grobogan itu salah satunya disokong oleh kesolidan tiga pilar partai. “Dari sisi eksekutif saya sendiri yang menjalankan. Rekan-rekan legislatif akan aktif turun ke bawah bersama jajaran PAC, ranting, dan anak ranting,” tegas Sri didampingi Ketua DPRD sekaligus Sekretaris DPC PDI Perjuangan Grobogan, Agus Siswanto S.Sos, ketika ditemui Derap Juang usai acara Rakerdasus di Semarang.

Rakercabsus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Demak dalam rangka pemantapan pemenangan pilgub Jateng 2018. (8/4/2018 )

Menurut Sri Sumarni, kepemimpinan Ganjar sebagai Gubernur memberi dampak positif yang luar biasa bagi Kabupaten Grobogan. Kondisi jalan provinsi di kabupaten terluas kedua se-Jateng ini dalam empat tahun terakhir sangat memuaskan, melalui program pembetonan infrastruktur jalan.

Sementara di Blora bertekad untuk membalas kekalahan lima tahun lalu. “Begitu muncul rekomendasi Ganjar-Yasin, kami sangat optimis 60 persen suara di Blora akan diraih. Apalagi banyak sekali masyarakat Blora yang memiliki ikatan batin sebagai murid dengan Mbah Maemun,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Blora H. Dasum.

Di Sragen, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sragen Untung Wibowo langsung menggelar Rakercabsus untuk pemenangan Mas Ganjar – Gus Yasin pada 11 Februari lalu. Ganjar Pranowo hadir dalam acara yang dihadiri seluruh pengurus hingga anak ranting itu. “Setiap Anggota DPRD yang ada di kabupaten Sragen akan mengampu setiap kecamatan sesuai dapilnya. Mereka harus memenangkan pasangan Ganjar -Yasin sesuai wilayah ampuannya,”tegas Ketua DPC PDI Perjuangan Sragen, Untung Wibowo.

Sampai berita ini diturunkan, seluruh DPC sudah menggelar Rakercabsus. “Rakercabsus ini untuk konsolidasi pemenangan Ganja-Yasin,” kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Kusriyanto. Ganjar Pranowo pun mendatangi sebagian besar cabang partai yang menggelar Rakercabsus untuk konsolidasi pemenangannya. “Tim sukses di bawah komando Ketua DPC PDI Perjuangan kabupaten, semua lapisan sukarelawan dan partai koalisi sudah bergerak,” kata Ganjar yang optimis Jateng akan Tetep, Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi.

(FITO AHMAD ERLANGGA/ FERRY/ KORESPONDEN SUKOHARJO: SOFARUDIN/SUMARNO/ KORESPONDEN GROBOGAN: DHEKKY)